Metabolisme tubuh merupakan proses atau reaksi kimia yang terjadi di dalam tubuh manusia. Reaksi yang terjadi pada metabolisme tubuh adalah reaksi yang mengubah molekul makanan yang berukuran besar menjadi molekul yang ukurannya lebih sederhana. Keseluruhan proses atau aktivitas yang terjadi seperti berpikir, berjalan, berlari, dan sebagainya menggunakan energi yang diperoleh dari proses metabolisme tubuh. Metabolisme tubuh tidak berkaitan langsung dengan berat badan. Namun, bukan berarti antara keduanya tak berhubungan sama sekali. Apabila metabolisme dalam tubuh kita lancar atau meningkat, maka berat badan tidak berlebihan atau obesitas. Oleh karena itu, kali ini kami akan membahas mengenai tips meningkatkan metabolisme pada tubuh.

Metabolisme merupakan salah satu proses penting dan vital bagi manusia. Energi yang diperoleh dari proses metabolisme mampu menopang aktivitas keseharian tubuh. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga metabolisme tubuh atau bahkan meningkatkannya. Berikut ini adalah tips meningkatkan metabolisme pada tubuh.

Konsumsi makanan yang pedas

Makanan pedas biasanya mengandung senyawa capcaisin. Senyawa tersebut mampu membantu pembakaran kalori dalam tubuh. Meskipun tidak terlalu berefek, namun Anda akan mengalami proses pembakaran kalori lebih banyak. Beberapa makanan yang mengandung senyawa capcaisin ialah cabai, paprika, lada, dan sebagainya. Senyawa capcaisin merupakan senyawa yang dapat menyebabkan rasa pedas pada lidah.

Konsumsi protein

Protein merupakan makromolekul penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Protein tersusun ari asam amino. Agar berfungsi di dalam tubuh, makromolekul tersebut harus diproses agar terpecah menjadi rantai yang lebih sederhana. Makromolekul ini bisa didapatkan dari hewan maupun tumbuhan. Proses pencernaan protein memerlukan energi yang cukup besar. Energi tersebut berasal dari proses metabolisme atau pembakaran kalor dalam tubuh. Konsumsi protein lebih efektif jika dibandingkan konsumsi lemak. Konsumsi protein memang dapat menurunkan rasa lapar. Selain itu, protein juga mampu mencegah penurunan massa otot tubuh. Makromolekul protein dapat ditemukan di kacang-kacangan seperti kacang tanah, kacang Almond, dan kacang polo. Selain itu, protein juga banyak ditemukan di daging-dagingan dan ikan, seperti ikan tuna, ikan salmon, daging sapi, dan telur ayam.

Konsumsi teh hijau

Teh hijau mengandung senyawa metabolit sekunder seperti katekin. Katekin merupakan senyawa yang dapat meningkatkan metabolisme pada tubuh. Senyawa tersebut mampu meningkatkan pembakaran kalori dalam tubuh hingga 90 kalori. Oleh karena itu, konsumsi teh hijau dipercaya mampu meningkatkan metabolisme pada tubuh.

Konsumsi Kopi

Kopi merupakan salah satu minuman populer di kalangan masyarakat Indonesia. Rasanya yang pahit menyebabkan banyak orang yang memburu minuman ini. Kopi mengandung kafein yang berguna bagi metabolisme tubuh. Kafein dalam kopi dapat meningkatkan pembakaran lemak dalam tubuh. Namun kafein dalam kopi lebih dipercaya mampu meningkatkan metabolisme pada orang kurus. Sebuah studi mengemukakan bahwa konsumsi kafein kopi mampu meningkatkan pembakaran lemak hingga 29%, sedangkan pembakaran lemak pada wanita gemuk hanya meningkat hingga 11%. Walaupun kopi memiliki khasiat untuk meningkatkan metabolisme pada tubuh, Anda harus tetap waspada dan membatasi konsumsi kopi. Hindari minum kopi lebih dari 400 mgr. per hari. Selain itu, pembatasan minum kopi juga bertujuan untuk membatasi konsumsi gula dalam tubuh.

Beberapa poin di atas merupakan tips dan trik mudah untuk meningkatkan metabolisme dalam tubuh. Alangkah baiknya jika Anda senantiasa menjaga metabolisme dalam tubuh. Satu hal penting yang harus Anda lakukan untuk menjaga dan meningkatkan metabolisme tubuh adalah pola makan yang teratur serta rutin olahraga. Jangan lupa untuk selalu mengonsumsi buah-buahan dan sayur.

Kembali ke halaman utama

Tips Dan Trik Meningkatkan Metabolisme Tubuh