Bekerja merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk memenuhi kebutuhan. Selain itu juga, bekerja juga dilakukan untuk menambah pemasukan yang bisa kita gunakan tak hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar atau primer, tetapi bisa juga kebutuhan lain yang bersifat sekunder maupun tersier. Salah satu kriteria yang menjadi syarat utama untuk bekerja yaitu softskill, terutama apabila terdapat loker terbaru pasti membutuhkan softskill sebagai syarat utama bekerja.

Mengapa Harus softskill?

Dalam bekerja, tuntutan utama yang harus dimiliki oleh setiap orang yaitu softskill. Hal ini bisa terjadi tak hanya sebagai permintaan pasar semata, tetapi juga ada relevansinya dengan kehidupan sehari-hari. Banyaknya ide-ide serta peluang-peluang baru menjadi seiring berkembangnya kemajuan di bidang teknologi menjadi dasar mengapa softskill harus ada.

Kita tidak ada yang tahu kalau di masa depan mungkin bisa muncul beberapa pekerjaan yang memiliki kualifikasi jauh berbeda dari yang sekarang. Untuk mengantisipasi hal tersebut, tentunya dibutuhkan softskill atau keahlian-keahlian baru yang belum pernah ada sebelumnya.

Softskill sangat dibutuhkan untuk mengolah ketrampilan pada setiap individu agar memunculkan inovasi terbaru yang semakin menambah daya saing di pasaran terutama di beberapa loker terbaru. Lalu, apa saja softskill yang dibutuhkan di dunia kerja?

  1. Problem solving (Pemecahan suatu masalah)

Di dalam dunia kerja, permasalahan menjadi syarat mutlak yang harus diselesaikan. Kemampuan memecahkan masalah juga wajib dipenuhi oleh individu yang bekerja baik secara pribadi maupun pemecahan masalah secara kelompok.

Softskill yang dimiliki meliputi dapat mengidentifikasi apa saja permasalahan yang terjadi, menyusun strategi atau rencana untuk menyelesaikan masalah, mengelola sumber informasi akurat untuk menemukan alternatif jalan keluar, serta dapat menerapkan dan mengevaluasi langkah-langkah yang telah dilakukan.

  1. Kritis terhadap kebijakan

Kemampuan untuk dapat menganalisis serta kritis terhadap beberapa kebijakan juga wajib dimiliki. Softskill ini juga ada relevansi dengan kemampuan memecahkan masalah, dimana saat kita menemui adanya maslah dan kesulitan dapat berpikir secara kritis serta analisis yang tepat dilihat dari beberapa sisi permasalahan tersebut. Dengan begitu, masing-masing dapat melihat dimana letak kesalahan serta segera mungkin menemukan solusinya.

  1. Kreatif dan Inovatif

Inovatif dan kreatif tak hanya bisa dilakukan di bidang seni, namun juga harus dimiliki di dunia pekerjaan. Kita ambil contoh saja di beberapa perusahaan ketika melakukan penjualan produk yang tiap tahunnya selalu sama akan kalah dengan perusahaan yang setiap tahun memunculkan ide-ide baru karena orang memiliki sifat gampang bosan sehingga perlu adanya kreativitas yang tingi pula.

  1. Memiliki jiwa kepemimpinan yang bagus

Leadership atau kepemimpinan wajib dimiliki untuk meningkatkan softskill. Pasalnya, di beberapa perusahaan kemajuan suatu instansi ada pada pemimpinnya. Beberapa sifat yang menunjukkan jiwa sosial yang tinggi, loyal pada perusahaan, serta kemampuan untuk mempengaruhi serta mengorganisir bawahan menjadi kunci yang utama.

Apabila terdapat lulusan baru yang bekerja dari pengumuman loker terbaru, pemimpin juga harus bisa memberikan masukan-masukan yang positif agar perusahaan yang diembannya akan selalu bergerak maju.

  1. Kerjasama dan kolaborasi

Ada beberapa tipe orang yang perlu diketahui, diantaranya banyak yang mampu bekerja baik apabila dilakukan secara individu, ada juga yang bisa bekerja apabila dilakukan secara kelompok. Di antara 2 pilihan tersebut rata-rata orang yang bekerja sendiri akan sangat kesulitan dalam beradaptasi karena di dunia kerja sangat dibutuhkan skill berupa kemampuan untuk dapat bekerja sama antara sesama bidang maupun kolaborasi dengan luar bidang.

  1. Time management

Kita tentu tidak asing dengan istilah deadline. Banyak di antara kita yang melupakan kemampuan satu ini karena terlalu menyepelekan. Untuk mengasah softskill memang diperlukan kemampuan untuk mengatur waktu yang baik sesuai dengan skala prioritas sehingga apabila terdapat banyak deadline di dunia pekerjaan dapat diatasi dengan baik nantinya.

Profesionalisme seorang individu dapat dilihat dari seberapa bagusnya dia mengatur, serta menjadwalkan waktu yang baik untuk bekerja, berdiskusi, serta memecahkan masalah tidak melebihi deadline yang ada.

  1. Dapat beradaptasi

Selain manajemen waktu yang baik, kita juga harus mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja yang ada. Softskill ini sangat sulit untuk dilakukan mengingat di beberapa perusahaan juga banyak lingkungan kerja yang tidak bisa mendukung kita untuk berkembang sehingga usahakan dapat beradaptasi dan sebisa mungkin juga membawa pengaruh positif tidak terpengaruh oleh lingkungan yang tidak baik.

  1. Public speaking

Di dunia kerja kemampuan untuk berbicara di depan umum menjadi softskill utama yang wajib dimiliki. Nantinya skill ini sangat erat kaitannya dengan skill lain seperti kepemimpinan, mampu berbicara dan mengemukakan ide atau gagasan yang sifatnya membangun perusahaan, serta di beberapa loker terbaru biasanya banyak mencari kandidat yang berani berbicara secara baik di depan orang banyak agar informasi penting yang ada dapat diinformasikan secara baik.

8 Softskill yang Dibutuhkan di Dunia Kerja